TIPS MENGHEMAT GAJI BULANAN

Hal yang selalu ditunggu-tunggu oleh karyawan atau pegawai adalah tanggal gajian. Sayangnya, tidak sedikit karyawan atau pegawai bergaji bulanan yang mengeluh gajinya tidak cukup bertahan sampai tanggal gajian bulan depan. Hal semacam ini tidak hanya dialami oleh mereka yang telah berkeluarga dan memiliki banyak tanggungan. Banyak para pekerja single yang gajinya bahkan hanya bertahan beberapa hari sejak tanggal gajian meski tanggungan keluarga belum sebanyak pekerja yang sudah berkeluarga. Gaya hidup dan tuntutan sosialita biasanya menjadi penyebab gaji tidak cukup. Adapula yang gajinya tidak cukup sampai bulan depan karena gaji dibawah upah minimum regional (UMR).

Berikut adalah tips menghemat gaji bagi pekerja dengan pembayaran gaji bulanan.

  1. Buat Daftar Kebutuhan Terlebih Dahulu, Baru Keinginan

Dua hari sebelum tanggal gajian, sebaiknya kita membuat daftar kebutuhan selama 1 bulan. Daftar yang kita buat seharusnya hanya berisi kebutuhan, bukan keinginan.  Kita harus dapat membedakan antara kebutuhan hidup dan keinginan. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia untuk bertahan hidup dan melangsungkan hidupnya. Sedangkan keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap sesuatu yang dianggap kurang tanpa memikirkan sisi mendesak atau tidak dan butuh atau tidak.

Kebutuhan yang harus kita prioritaskan adalah kebutuhan primer seperti pangan, sandang, papan dan biaya rutin lainnya, misal biaya transportasi ke tempat kerja atau uang jatah orang tua. Kebutuhan primer yang telihat seperti kebutuhan sekunder misalnya adalah membeli sepatu kets bagi pekerja lapangan. Kita memerlukan sepatu kets saat menjadi pekerja lapangan untuk memudahkan mobilitas kita dalam bekerja. Jika kita memakai sepatu dengan hak tinggi, tentunya akan membuat kaki cepat lelah dan beresiko terkilir.

Contoh keinginan misalnya adalah memakai tas bermerk untuk pergi ke tempat kerja. Pada dasarnya, kita hanya memerlukan tas kerja fungsional sesuai dengan jenis pekerjaan kita. Tas merk apapun tidak akan mempengaruhi kinerja kita. Karena yang terpenting adalah apakah tas kita dapat memuat barang-barang yang kita butuhkan di tempat kerja. Keinginan memamerkan tas bermerk agar dipandang keren di tempat kerja terkadang akan menimbulkan rasa iri rekan kerja atau rasa terlalu was-was menjaga tas bermerk agar tidak rusak.

Baca juga Potensi untung saham BBHI turun

2. Tetapkan Persentase Alokasi Anggaran Gaji

Setelah membuat daftar kebutuhan, kita perlu menjumlahkan seluruh biaya kebutuhan dalam 1 bulan. Hal ini dilakukan agar kita mengetahui berapa sisa gaji kita setelah seluruh kebutuhan dihitung. Apabila masih tersisa 50% dari gaji, maka kita bisa mengambil 15% untuk membeli barang keinginan kita dan 15% untuk pegangan kita apabila ada biaya tidak terduga. 20% sisanya bisa kita gunakan untuk tabungan.

Namun apabila sisa gaji setelah dikurangi biaya daftar kebutuhan 1 bulan tersisa 25% dari gaji, maka kita hanya bisa  mengalokasikan 5% dari gaji untuk membeli barang keinginan kita. Kemudian usahakan untuk menabung 5% dari gaji dan kita bisa menggunaka 15% untuk biaya tidak terduga. Ketika sisa gaji kita hanya tersisa 25% setelah mengalokasikan anggaran kebutuhan, anggaran untuk keinginan pun harus ditekan atau lebih baik ditiadakan. Karena keinginan untuk membeli barang yang tak sesuai dengan jumlah pendapatan adalah kunci keuangan menjadi minus, sehingga membuka keinginan untuk berhutang atau kredit

3. Mencari Penghasilan Tambahan Sesuai Kompetensi diluar Jam Kerja

Apabila dirasa gaji kita kurang untuk memenuhi kebutuhan kita dan ada keinginan yang ingin kita penuhi, manfaatkan waktu diluar jam kerja untuk mencari pekerjaan sampingan yang sesuai dengan bakat dan minat kita. Mencari pekerjaan sampingan yang tidak sesuai bakat dan minat kita, hanya karena uang yang dikejar, biasanya akan mengganggu jam kerja kita karena memerlukan banyak waktu untuk menyelesaikannya.

Misalnya, kita ingin membeli suatu barang namun karena tagihan listrik dan uang bensin kendaraan dalam 1 bulan mencapai 20% dari gaji kita, maka kita bisa mencari penghasilan tambahan dengan target untuk membayar tagihan listrik dan tambahan membeli bensin kendaraan. Sehingga, alokasi anggaran tagihan listrik dan uang bensin kendaraan dalam 1 bulan bisa kita alihkan untuk membeli barang keinginan kita.

Demikianlah tips untuk menghemat gaji bulanan kita. Banyak atau sedikit gaji kita tergantung dari diri kita sendiri dalam memberlakukan skala prioritas. Cukup atau tidak gaji kita tergantung dari diri kita sendiri dalam mengelola kebutuhan dan menahan keinginan. Semoga bermanfaat.